Untukmu dinda...
'din, satu minggu lagi umur mu bertambah ya ?'ucapku'
'iya kak, gak nyangka dinda sudah 12 tahun aja yahh;
sambil mengepang rambutnya adik
kecilku terus memainkan air dengan kakinya ,,
matahari sudah terbit aku dan dinda kembali ke rumah sepeningglan kedua orang tua ku,
dinda ingin sekali dibelikan sepeda untuk pergi sekolah, karna kalau jalan kaki cukup lumayan jauh..
setyap malam aku pun terus berfikir bagaimna aku harus mencari tambahan uang, karna untuk makan pun kami harus mencukup-cukupinya ,
sesudah sholat subuh aku pun pergi kepasar untuk mencari tambahan penghasilan.
sedikit demi sedikit aku membantu orang orang membawakan belanjaanya, lumayan satu kali membantu orang , aku bisa dapat uang 5000 rupiah.
waktu sudah menunjukan pukul 06.30, akupun bergegas untuk kembali kerumah..
sehari hari aku mengajar dan menjadi guru didesa kami, ya maklum masih desa pedalaman jadi penghasilan pun tidak tetap, yang penting aku bia melihat anak-anak di desa kami bisa membaca dan menulis.
setyap hari mengajar aku pulang kerumah pukul 12.00, dan setyap hari juga dinda menungguku di depan pintu kelasnya untuk pulang bersama,
sesampainya dirumah aku mendapat kirimin surat untuk datang kejakarta,ternyata aku dapat beasiswa untuk kuliah di suatu nperguruan tinggi di jakarta, aku senang sekali tapi bagaimana dengan adiku disini?
aku harus datang besok kejakarta untuk daftar diri,
malam itu aku berbicara pada dinda '
'din kakak dapat beasiswa di jakarta, dan besok pagi kakak di tunggu untuk daftar diri, setelah itu kakak langsung kembali kekampung,
'dinda gak apa apa kakak tingga sebentar disini?ucapku yang tak tegga
'' wahh ,, kakak aku hebat , sambil mengancungkan kedua jempul tangannya,
''iya kak, gak apa apa kok, dinda disini dulu sendiri, kakak harus ke jakarta, pokonya harussss, :)
'tapi dinda gimana?kata ku
''dinda gak apa apa kak, aku berani kok, nanti aku juga gak akan main jauh jauh, selepas aku pulang sekolah dinda gak akan kemana mana dulu kok, dinda janji sama kakak..
dan setelah mengobrol kami ber 2 pergi tidur,,
keesokan paginya pukul 04.00 aku pun berangkat, karna di desa ku tumpangan kejakarta harus pagi pagi sekali..
sesampainya di jakarta aku terkagum-kagum melihat apa yang akan aku dapat kan ini :)
setelah urusanku selesai di jakarta aku akan kembali ke desa,,
ketika dijalan, ada seorang nenenk tua yang terbaring gak berdaya, aku pun berlari untuk melihatnya, aku membuka tas yang iya peggang, dan mencari tanda pengenalnya,,
aku pun mencari alamat si nenek tua itu,,
aku memencet bel rumah yang berdiri sangat kokoh , seorang berlari itu pak adi satpap rumah itu..
kamipun membawa nenek itu masuk kedalam rumah , sudah hampir larut kalau aku tidak pulang sekarang aku gak akan dapat tumpangan kedesa,,,
aku berjalan pamit mau pergi tiba-tiba nenek itu memeggang tangan ku dan mengatakan 'jangan pergi nak temanin nenek dulu disini , ucap nenek itu sambil terbaring di kamarnya..
tapi saya harus segera pergi nek , kalau tidak saya akan ketinggalan tumpangan ke desa''
'gak usah khawatir soal itu, biar supir nenek yang mengantar mu besok pagi, sekarang kamu istirahat disini dulu..'''
''tidur ku sangat gelisah, besok ulangtahun dinda, dan aku tidak punya apa-apa untu memberikannya hadiah...
'matahari pagipun terbit aku pun berpamitan kepada nenek tua itu,, dan salah satu supirnya mengantarku,,
di tengah tengah jalan aku mau mengeluarkan sapu tangan ku, ada amplop putih dan coklat di dalamnya , amplop putih itu ku buka , ternyata itu dari nenek tua itu,,
'nak, ini adalah sebagian rejeki yang dititipkan allah untukmu, semalam nenenk tidak sengaja mendengarkan doamu,, kamu ingin sekali kan membelikan sepeda untuk adikmu,, pakailah uang ini nak untuk membelikan hadiah adik mu, dan sisanya kamu pergunakan untuk kebutuhan mu kelak, kamu harus terima ya, nenek sangat ikhlas memberikan nya, ini mungkin tidak ada apa apanya dengan apa yang kamu lakukan untuk nenenk. hati hati di jalan ya nak, nenek doakan semoga kamu menjadi anak yang berhasil untuk dunia dan akhirat, amiin
aku sangat terharu dengan perkataan nenek tua itu, sesampainya di desa aku pergi ke toko sepeda, dan membelikan satu untuk dindaa..
'din....dinnn kakak pulang sayaang ...'ucapku dengan sangat bahagiya
pintu pun dibuka nya...
''kakakk ... dinda kangen sama kakak, walaupun gak lama tapi dindaa kangeeeeeen banget sama kakak ...' sambil memeluk tubuh ku..
'selamat ulangtahun adik kecilku, kakak punya hadiah untuk dinda..
dengan senangnya dya mencobanya...
'tuhan terimakasih banyak kau tidak pernah putus memberikan karuniamu pada kami...
AND....

Tidak ada komentar:
Posting Komentar